Desa merupakan satu kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Desa Arjasa merupakan salah satu wilayah Kabupaten Jember yang berdiri sejak tahun 1917 dan mempunyai luas wilayah 384,64 Ha. Awalnya Desa Arjasa dan Desa Dawuhan Mangli merupakan satu wilayah. Pada tahun 1917 terjadi pemekaran wilayah yang menjadi 2 bagian yang sekarang menjadi Desa Arjasa dan Desa Dawuhan Mangli.
Pada zaman dahulu datanglah orang-orang dari wilayah Jawa dan Madura yang menginjakkan kakinya ke Desa Arjasa sekitar pada Tahun 1800-an. Mereka menyebar dan membabat alas wilayah Desa Arjasa untuk dijadikan permukiman rumah warga dan pendukuhan.
Wilayah pemukiman awal terbagi menjadi beberapa pendukuhan, antara lain:
Dukuh Krajan Dukuh Gudang Pinang Dukuh Patemon Dukuh Jawahan Dukuh Biting Dukuh Petung Dukuh Sepuran*Demang Surono menamai wilayah desa dengan nama Arjasa untuk mengingat nama junjungan beliau yaitu Pangeran Arjasa yang berkedudukan di sekitar daerah Patrang, Jember.
Pemerintah desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa atau sering disebut sebagai petinggi oleh masyarakat Desa Arjasa. Berikut merupakan urutan petinggi yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Arjasa hingga saat ini:
| No | Nama Kepala Desa | Dari Tahun | Sampai Tahun |
|---|---|---|---|
| 1 | Demang Surono | 1917 | 1925 |
| 2 | Bapak Su | 1925 | 1932 |
| 3 | Bapak Beng | 1932 | 1943 |
| 4 | H. Zaenal Abidin | 1943 | 1950 |
| 5 | H. Abdul Ghani (Muskin) | 1950 | 1974 |
| 6 | H. Adnan Ansori (Singojoyo) | 1974 | 1982 |
| 7 | H. Baihaqi | 1982 | 2001 |
| 8 | Nibantoro | 2001 | 2012 |
| 9 | Hairuddin | 2013 | Sekarang |
Desa Arjasa terdiri dari 2 Dusun dengan total 8 RW dan 24 RT yang dipimpin oleh 2 Kepala Dusun (Kasun):
Berikut ini adalah kondisi geografis dari Desa Arjasa:
| NO | Kategori | Uraian |
|---|---|---|
| 1 | Luas & Kepadatan |
Luas Wilayah : 384,64 Ha Kepadatan Penduduk : 812,546 / km² |
| 2 | Jumlah Dusun | 2 Dusun (Dusun Krajan dan Dusun Petung) |
| 3 | Batas Wilayah |
Utara: Desa Sumberdanti dan Desa Sumberpakem, Kec. Sumberjambe Selatan: Desa Sukosari dan Desa Randu Agung, Kec. Sumberjambe Timur: Desa Sumberpakem, Kec. Sumberjambe Barat: Desa Dawuhan Mangli dan Sukowono |
| 4 | Topografi | Ketinggian dari permukaan air laut yaitu 315 meter |
| 5 | Hidrologi |
1) 3 - 6 bulan: Bulan Basah 2) 3 - 6 bulan: Bulan Kering |
| 6 | Klimatologi |
Musim Hujan : Oktober s/d April Musim Kemarau : Mei s/d September |
| 7 | Lahan Pertanian | Luas lahan pertanian : 324,50 Ha |
| 8 | Lahan Permukiman | Luas lahan permukiman : 60,14 Ha |
Berikut ini kondisi sosial budaya desa Arjasa sesuai data GISDUKCAPIL Kemendagri Juni 2024:
| No | Uraian | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 |
Kependudukan :
|
3.639 jiwa 1.377 KK 1.801 jiwa 1.838 jiwa 952 jiwa 2.252 jiwa 435 jiwa |
| 2 |
Kesejahteraan Sosial :
|
174 KK 529 KK 674 KK |
| 3 |
Tingkat Pendidikan :
|
706 orang 1.237 orang 281 orang 151 orang 53 orang |
| 4 |
Mata Pencaharian :
|
754 orang 1.703 orang 8 orang 12 orang 137 orang 2 orang |
| 5 |
Agama :
|
3.639 orang - - - - - |
"Terwujudnya masyarakat Desa Arjasa yang Bersih, Religius, Sejahtera, Rapi dan Indah melalui Akselerasi Pembangunan yang berbasis Keagamaan, Budaya Hukum dan Berwawasan Lingkungan dengan berorientasi pada peningkatan Kinerja Aparatur dan Pemberdayaan Masyarakat".